1.Berikan
masing-masing 1 contoh analisis kualitatif
dan kuantitatif pada bidang.
- Bidang kedokteran.
Bidang kedokteran
yaitu Untuk mendiagnosis suatu penyakit pada manusia diperlukan suatu analisis kimia,
sebagai contoh : tingkat konsentrasi bilirubin dan enzim fosfatase alkali dalam
darah menunjukkan adanyagangguan fungsi liver. Tingkat konsentrasi gula dalam
darah dan urin menunjukkan penyakit gula.
- Uji kualitas produk
Analisis
kimia sangat diperlukan untuk mengetahui kualitas udara di sekitar kita, air
minum yang kita gunakan, makanan yang disajikan. Dibidang industri, analisis
kimia digunakan secara rutin untuk menentukan suatu bahan baku yang akan
digunakan, produk setengah jadi dan produk jadi. Hasilnya dibandingkan
denganspesifikasi yang ditetapkan. Bidang ini disebut pengawasan mutu atau quality
control
- Bidang penelitian
v
Sebagian besar penelitian
menggunakan kimia analitik untuk keperluan penelitiannya. Sebagai contoh pada
penelitian korosilogam, maka ditentukan berapa konsentrasi logam yang terlarut
ke dalam lingkungan air. Di bidang pertanian, suatu lahan pertanian sebelum
digunakan, maka tingkat kesuburannya ditentukan dengan mengetahui tingkat
konsentrasi unsur yang ada di dalam tanah,misalnya konsentrasi N, P, K dalam
tanah.
- Analisis bahan bernilai tinggi
Analisis kimia digunakan pada
penentuan kadar lemak dalam krim, kadar protein dalam suatu makanan atau bahan
pangan, kadaruranium dalam suatu bijih tambang
2.jelaskan dan berikan contohnya
dari metode analisis kimia analitin berikut:
- Gravimetric
Analisis
gravimetri merupakan suatu tahapan proses isolasi dan penimbangan terhada berat
dari suatu senyawa atau unsure tertentu maupun pelarutnya .
- Volumetric
Analisis
dengan metode titrimetri adalah analisis kuantitatif yang pada umumnya
dilakukan dengan mengukur banyaknya volume larutan standar yang dapat
bereaksi kualitatif dengan larutan zat yang dianalisis yang banyaknya tertentu
dan diketahui.
- Ekstraksi
Ekstraksi adalah pemisahan suatu zat dari campurannya
dengan pembagian sebuah zat terlarut antara dua pelarut yang tidak dapat
tercampur untuk mengambil zat terlarut tersebut dari satu pelarut ke pelarut
yang lain. Seringkali campuran bahan padat dan cair (misalnyabahan alami)tidak
dapat atau sukar sekali dipisahkan dengan metode pemisahan mekanis atau termis
yang telah dibicarakan. Misalnya saja,karena komponennya saling bercampur
secara sangat erat, peka terhadap panas,beda sifat-sifat fisiknya terlalu
kecil, atau tersedia dalam konsentrasi yang terlalu rendah.
- Kromatografi
Teknik
pemisahan dimana komponen-komponen suatu larutan dibuat menuruni suatu kolom
dengan kecepatan yang berlainan. Kolom itu dijejali bubuk padat yang sesuai
yang disebut fase stasioner. Untuk itu digunakan bahan beraneka ragan seperti
bubuk selulosa, gel silica dan alumina. Setelah larutanuji dituang kedalam
bagian atas kolom, suatu pelarut yang tepat (fase mobil) dibiarkan mengalir
perlahan-lahan sepanjang kolom
- Elektroanalisis
Melibatkan
pengukuran arus, voltase ataupun tahanan sehubungan dengan konsentrasi spesi
tertentu dalam larutan. Teknik yang dapat digolongkan meliputi : (i)voltametri
(pengukuran arus pada suatu mikroelektrode pada voltase yang ditentukan ; (ii)
kulometri (pengukuran arus dan waktu yang diperlukan untuk menyempunakan suatu
reaksi elektrokimia atau untuk menghasilkan cukup bahan untuk bereaksi
lengkapnya suatu reagensia khusus) ; (iii)potensiometri (pengukuran suatu
potensial electrode dalam kesetimbangan dengan suatu ion yang akan ditetapkan)
; (iv) konduktometr (pengukuran daya
hantar
jenis listrik suatu larutan)
- Spektrofotometri
v Ber
gantung pada serapan energy cahaya dan pengukuran banyaknya energy suatu
panjang gelombang khusus yang diserap oleh sampel(Vogel, 1991).
Metode ini meliputi spektrofotometri sinar
tampak (visibel), sinar UV, sinar Infra merah (IR), serapan atom.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar